Utama Bilik (101) Fiqh Wanita 1 SnJ: Isu Panggilan “kekasih Allah”

SnJ: Isu Panggilan “kekasih Allah”

35
0

๐Ÿ“Jika memanggil manusiawi biasa itu kekasih Allah ๏ทป, adakah ia sama seperti menyekutukan Allah ๏ทป atau tidak? Adakah panggilan itu seolah-olah menyamakan Allah ๏ทป seperti makhluk yang dicintai dan menyintai?

๐Ÿ”ตKekasih Allah ๏ทป atau habibullah atau golongan Habeeb sekarang itu bukan bermaksud literal sebagaimana yang kita fahami sebagai hubungan intim antara manusia yang ada unsur seksualiti. Ia bermaksud metafora atau balaghah.

Contoh lain, kita menyintai ibubapa, menyintai Malaysia, dan menyintai kerjaya kita. Maka apabila seseorang menjadi kekasih Allah ๏ทป, tidak ada unsur asmaradana.

๐Ÿ“ŒDalil-dalil kecintaan Allah ๏ทป kepada makhluk-Nya:

1. Allah ๏ทป mencintai Orang Muhsin

ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ู‡ูŽ ูŠูุญูุจู‘ู ุงู„ู’ู…ูุญู’ุณูู†ููŠู†ูŽ

Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang muhsin [Al-Baqarah: 195 ]

2. Allah ๏ทป mencintai orang yang bertaubat dan mensucikan diri

ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ู‡ูŽ ูŠูุญูุจู‘ู ุงู„ุชู‘ูŽูˆู‘ูŽุงุจููŠู†ูŽ ูˆูŽูŠูุญูุจู‘ู ุงู„ู’ู…ูุชูŽุทูŽู‡ู‘ูุฑููŠู†ูŽ

Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang mensucikan diri. [ Al-Baqarah: 222 ]

3. Allah mencintai orang yang bertaqwa

ููŽุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ู‡ูŽ ูŠูุญูุจู‘ู ุงู„ู’ู…ูุชู‘ูŽู‚ููŠู†ูŽ

Maka sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertakwa [ Ali Imran: 76 ]

4. Allah ๏ทป mencintai orang yang sabar

ูˆูŽุงู„ู„ู‘ู‡ู ูŠูุญูุจู‘ู ุงู„ุตู‘ูŽุงุจูุฑููŠู†ูŽ

Allah mencintai orang-orang yang sabar [ Ali Imran: 146 ]

5. Allah ๏ทป mencintai orang yang bertawakkal

ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ู‡ูŽ ูŠูุญูุจู‘ู ุงู„ู’ู…ูุชูŽูˆูŽูƒู‘ูู„ููŠู†ูŽ

Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya

[ Ali Imran: 159 ]

6. Allah ๏ทป mencintai orang yang adil

ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ู‡ูŽ ูŠูุญูุจู‘ู ุงู„ู’ู…ูู‚ู’ุณูุทููŠู†ูŽ

Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang adil [ Al-Maidah: 42 ]

7. Allah ๏ทป mencintai orang yang berperang di jalan-Nya

ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูŠูุญูุจู‘ู ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ูŠูู‚ูŽุงุชูู„ููˆู†ูŽ ูููŠ ุณูŽุจููŠู„ูู‡ู ุตูŽูู‘ู‹ุง ูƒูŽุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ูู… ุจูู†ูŠูŽุงู†ูŒ ู…ู‘ูŽุฑู’ุตููˆุตูŒ

Sesungguhnya Allah mencintai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seolah-olah mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kukuh [ Ash-Shaff: 4 ]

Semua mereka itu adalah kekasih Allah secara balaghah.

๐Ÿ“Bolehkah kita mengunakan salam kekasih Allah ๏ทป untuk sesama kita?

๐Ÿ”ตBoleh sahaja, cuma itu adalah istilah puak sufi, khususnya Habeeb kerana Habeeb itu adalah kekasih Allah ๏ทป. Namun, dengan syarat apakah orang yang anda hendak panggil itu ada ciri-ciri dalam ayat-ayat yang disebutkan di atas?Kalau tidak ada, maka lebih selamat di panggil dengan istilah yang biasa seperti wahai saudaraku, wahai orang-orang yang beriman, dan wahai umat Melayuku.

@FiqhWanitaUito

Komen dan Soalan