Utama Bilik (11) Syarah Hadith 40 HADITH ARBA’IN – 5

HADITH ARBA’IN – 5

33
0
KONGSI

 

 

 

 

BALASAN PERBUATAN BID’AH

 

عَنْ أُمِّ الْمُؤْمِنِيْنَ أُمِّ عَبْدِ اللهِ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا قَالَتْ : قَالَ رَسُوْلُ الله صلى الله عليه وسلم : مَنْ أَحْدَثَ فِي أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ. [رواه البخاري ومسلم وفي رواية لمسلم : مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ

 

Terjemahan Hadits:

Dari Ummul Mu’minin; Ummu Abdillah; Aisyah radhiallahuanha dia berkata:

Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda:

Siapa yang mengada-ada dalam urusan (agama) kami ini yang bukan (berasal) darinya, maka dia tertolak.

(Riwayat Bukhari dan Muslim)

 

Dalam riwayat Muslim disebutkan:

Siapa yang melakukan suatu perbuatan (ibadah) yang bukan urusan (agama) kami, maka dia tertolak.

 

 

 

  • Setiap perbuatan ibadah yang tidak bersandar pada dalil syar’i ditolak dari pelakunya.Larangan dari perbuatan bid’ah yang buruk berdasarkan syari’at.

 

  • Islam adalah agama yang berdasarkan ittiba’ (mengikuti berdasarkan dalil) bukan ibtida’ (mengada-adakan sesuatu tanpa dalil) dan Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam telah berusaha menjaganya dari sikap yang berlebih-lebihan dan mengada-ada.Agama Islam adalah agama yang sempurna dan tidak ada kurangnya.

Komen dan Soalan