Utama UiTO Bicara THTL NOTA FIQH DOA MUSTAJAB 23

NOTA FIQH DOA MUSTAJAB 23

38
0
23. Apabila menziarahi orang sakit dan jenazah.
Dalil hadith:
Dari Ummu Salamah ra,
عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِذَا حَضَرْتُمْ الْمَرِيْضَ أَوِ الْمَيِّتَ فَقُوْلُوْا: خَيْرًا فَإِنَّ الْمَلاَئِكَةَ يُؤَّمِّنُوْنَ عَلَى مَا تَقُوْلُوْنَ.
Terjemahan:
“Dari Ummu Salamah ra, ia berkata: “Rasulullah saw telah bersabda, ‘Apabila kamu menjenguk orang sakit atau berada di sisi mayat yang baru meninggal, maka katakanlah yang baik (doa) Kerana sesungguhnya para malaikat mengaminkan (doa) yang kamu ucapkan.’”
(HR Muslim no. 919)
Imam An Nawawi rahimahullah mengatakan:
“Di dalam hadith ini terdapat anjuran untuk mengucapkan ucapan yang baik seperti doa , istighfar,meminta kelembutan dan rahmat Allah SWT untuknya dan yang semisalnya”
(Syarah Sahih Muslim, jilid 6)
Nota:
Disalin dari Dr Abu Ammar Yasin Qadhi, kitab doa: Silahul Mukmin.

Komen dan Soalan