Utama Tazkirah Admin Sunnah-sunnah Sebelum Tidur Yang Berkat

Sunnah-sunnah Sebelum Tidur Yang Berkat

232
0
Pakistani students of a madrassa, or Islamic school, some sleeping while others study, in a Mosque in Islamabad, Pakistan, Monday, Feb. 24, 2014. Islamic schools form an important function within the Pakistani educational system, providing for many Pakistanis, the only educational institution they attend. (AP Photo/Muhammed Muheisen)

Hadith ke-80

Dari Abu ‘Umarah, yaitu Albara’ bin ‘Azib radhiallahu ‘anhuma, katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda:

“Hai Fulan, jikalau engkau bertempat di tempat tidurmu – maksudnya jikalau hendak tidur – maka katakanlah – doa yang artinya:

“Ya Allah, saya menyerahkan diriku padaMu, saya menghadapkan mukaku padaMu, saya menyerahkan urusanku padaMu, saya menempatkan punggungku padaMu, karena loba akan pahalaMu dan takut siksaMu, tiada tempat bersembunyi dan tiada pula tempat keselamatan kecuali kepadaMu. Saya beriman kepada kitab yang Engkau turunkan serta kepada Nabi yang Engkau rasulkan.

Sesungguhnya engkau – hai Fulan, jikalau engkau mati pada malam harimu itu, maka engkau akan mati menetapi kefithrahan – agama Islam -dan jikalau engkau masih dapat berpagi-pagi, – masih tetap hidup sampai pagi harinya, maka engkau dapat memperoleh kebaikan.” (Muttafaq ‘alaih)

«80» السابع: عن أبي عُمَارة البراءِ بن عازب رضي الله عنهما، قَالَ: قَالَ رسولُ الله صلى الله عليه وسلم: ((يَا فُلانُ، إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فراشِكَ، فَقُل:

اللَّهُمَّ أسْلَمتُ نَفْسي إلَيْكَ، وَوَجَّهتُ وَجْهِي إلَيْكَ، وَفَوَّضتُ أَمْري إلَيْكَ، وَأَلجأْتُ ظَهري إلَيْكَ رَغبَةً وَرَهبَةً إلَيْكَ، لا مَلْجَأ وَلا مَنْجَا مِنْكَ إلا إلَيْكَ، آمنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أنْزَلْتَ؛ وَنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ. فَإِنَّ مِتَّ مِنْ لَيلَتِكَ مِتَّ عَلَى الفِطْرَةِ، وَإِنْ أصْبَحْتَ أَصَبْتَ خَيرًا)). مُتَّفَقٌ عَلَيهِ.

Allaahumma ‘aslamtu nafsee ‘ilayka, wa fawwadhtu ‘amree ‘ilayka, wa wajjahtu wajhee ‘ilayka, wa ‘alja’tu dhahree ‘ilayka,
raghbatan wa rahbatan ‘ilayka, laa maalja’ wa laa manja minka ‘illaa ‘ilayka, ‘aamantu bikitaabikal-lathee ‘anzalta wa bi-nabiyyikal-lathee ‘arsalta.

وفي رواية في الصحيحين، عن البراءِ، قَالَ: قَالَ لي رَسُول الله صلى الله عليه وسلم: ((إِذَا أَتَيْتَ مَضْجِعَكَ فَتَوَضَّأْ وُضُوءكَ للصَّلاةِ، ثُمَّ اضْطَجعْ عَلَى شِقِّكَ الأَيمَنِ، وَقُلْ… وذَكَرَ نَحْوَهُ ثُمَّ قَالَ: وَاجْعَلْهُنَّ آخِرَ مَا تَقُولُ)).
في هذا الحديث: فضل الاستسلام، والتفويض، والالتجاء إلى الله عزَّ وجلّ.

Disebutkan pula dalam kedua kitab shahih – Bukhari dan Muslim, dari Albara’, katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda kepada-ku: “Jikalau engkau mendatangi tempat pembaringanmu – maksudnya hendak tidur, maka berwudhu’lah sebagaimana berwudhu’mu untuk bersembahyang, kemudian berbaringlah atas lambung kananmu, kemudian ucapkanlah…….” Lalu diuraikannya sebagaimana yang tertera di atas, selanjutnya pada penutupnya Rasulullah s.a.w. bersabda: “Jadikanlah ucapan tersebut di atas itu sebagai penghabisan sesuatu yang engkau ucapkan – maksudnya sehabis berdoa di atas, jangan lagi berkata yang lain-lain.”

#tazkirahUiTO

Komen dan Soalan